Jakarta, Petrominer — PT Pertamina (Persero) telah menetapkan PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai pelaksana proyek Pipa Bawah Laut dan Single Point Mooring untuk kilang RU VI Balongan, Jawa Barat. Kontrak proyek tersebut ditandatangani kedua belah pihak di kantor Pertamina, Senin pagi (10/10).
Proyek Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) Subsea Pipeline (SPL) and Single Point Mooring (SPM) dan Flushing System Facilities ini sangat penting bagi upaya mendukung peningkatan kehandalan operasional RU VI Balongan. Pelaksanaan proyek ini ditargetkan tuntas dalam 21 bulan terhitung sejak ditandatanganinya kontrak.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi dan Direktur Utama Rekayasa Industri Jobi Triananda Hasjim disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta. Rekind akan bertindak selaku pimpinan konsorsium yang menangani seluruh fase EPCIC tersebut dan bermitra dengan InterMoor Pte., Ltd.
Konsorsium Rekind dan InterMoor terpilih setelah melalui proses tender yang dilakukan Pertamina sejak setahun lalu.
Proyek ini bertujuan untuk menggantikan dan meningkatkan fasilitas loading/unloading SPM berkapasitas 150.000 Deadweight Tonnage (DWT) dan jaringan offshore pipeline Pertamina. Fasilitas SPM dan jaringan offshore pipeline yang baru memiliki kapasitas 165.000 DWT, jaringan ganda 32” offshore pipeline, onshore pipeline, dan fasilitas flushing system, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan efektifitas operasional loading/unloading.
“Terpilihnya Rekind dan konsorsiumnya sebagai pelaksana proyek ini sekaligus dapat mengukuhkan sinergi BUMN yang akan memberikan manfaat optimal bagi negara. Selanjutnya, kami mengharapkan agar proyek ini dapat dilaksanakan oleh konsorsium dengan baik, tepat waktu, tepat budget, dan tepat kualitas sehingga dapat cepat mendukung kehandalan Kilang RU VI Balongan,” ungkap Rachmad Hardadi.
Jobi Triananda menambahkan, “sebagai consortium leader, Rekind akan akan bersinergi dengan seluruh stakeholer dalam membangun dan menyelesaikan proyek SPL dan SPM ini. Proyek ini akan mengintegrasikan teknologi SPM, Pipeline End Manifold (PLEM), Offshore Pipeline, Onshore pipeline dan receiving facility sebagai satu sistem yang beroperasi bersama. Pembangunan proyek di Industri offshore dan onshore merupakan salah satu keahlian dan core competencies yang Rekind miliki.”








Tinggalkan Balasan