Subang, Petrominer – Untuk menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) saat arus mudik dan balik Lebaran tahun 2018 ini, Pertamina telah menyiapkan 200 motor penjual BBM yang ditempatkan di sekitar daerah rawan kemacetan. Dari jumlah tersebut, 40 motor diantaranya siap melayani penjualan di jalur tol Jawa.
“Satu motor dapat membawa 50 liter. Total motor BBM yang disiapkan di jalur mudik Jawa dan Sumatera sekitar 200 motor untuk antisipasi kendaraan yang kehabisan BBM saat terjebak macet,” ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, saat meninjau SPBU di rest area tol Cipali kilometer 102 A, Sabtu (2/6).
Pada kesempatan itu, Jonan sempat mencoba motor penjual BBM tersebut. Sepeda motor ini dilengkapi dengan bagasi tempat 5 dirijen yang masing-masing dapat terisi 10 liter BBM.
SPBU di tol Cipali km 102 A ini merupakan satu dari 7 titik fasilitas penyediaan BBM di jalur mudik Jakarta-Surabaya yang ditinjau Menteri ESDM hari Sabtu dan Minggu (3/6) besok. Sebelum mampir di SPBU tersebut, Jonan telah meninjau SPBU tol Cikampek km 57 dan Terminal BBM Cikampek.
Dalam kunjungan lapangsn tersebut Menteri ESDM didampingi oleh Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati beserta jajarannya.
Dalam rangka mengantisipasi permintaan BBM jenis premium, Jonan juga menegaskan bahwa akan ada tambahan sebanyak 571 SPBU di Jawa Madura Bali (Jamali) yang akan menjual BBM jenis Premium. Semua SPBU tersebut akan siap operasi bertahap paling lambat 6 Juni 2018.
“Sesuai arahan bapak Presiden, sebisa mungkin Premium disediakan lebih merata. Jadi SPBU yang menjual Premium akan meningkat dari sekitar 1500 SPBU menjadi 2000 lebih SPBU di Jamali. Satu hari satu SPBU bisa suplai Premiun 8000 liter, itu cukup. Itu banyak lho,” ungkapnya.









Tinggalkan Balasan